campaign
Pak Sukam adalah pejuang lingkungan sekaligus ayah dari 4 orang anak yang masih sekolah. Tiap hari, anak Pak Sukam menempuh jarak puluhan kilometer untuk sampai ke sekolah. Jauhnya jarak diterjang dengan hanya satu sepeda motor. Selain itu, jarak membuat Pak Sukam harus mengeluarkan ongkos transportasi yang tidak sedikit tiap bulannya. Ketiga anak Pak Sukam saat ini bersekolah di tingkat SMA, SD, dan TK. Meskipun jarak sekolah tidak dekat, mereka tetap semangat berangkat sekolah agar bisa menggapai cita-citanya. Sebagai siswa, mereka juga membutuhkan fasilitas pendukung pendidikan yang layak. Bisa bersekolah dengan seragam, tas, buku, dan sepatu yang layak adalah berkat dan harapan yang tidak mudah untuk mereka dapatkan. Orang tua mereka yang bekerja mengelola sampah harus banting tulang mencari nafkah. Semua dilakukan semata-mata untuk memperjuangkan pendidikan anaknya sembari memenuhi kebutuhan hidup dasar lainnya. Anak-anak pejuang lingkungan juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Anak-anak Pak Sukam terbilang cukup beruntung. Mereka masih bisa mengenyam pendidikan meskipun dengan kondisi kurang layak. Diluar sana, masih banyak anak-anak pejuang lingkungan yang bekerja di sektor persampahan tidak mendapatkan kesempatan bersekolah. “Dengan menyalurkan sedikit rezeki kamu senilai Rp. 10.000 di Green Fund Digital Philanthropy, keluarga mereka tidak akan kesulitan memenuhi biaya transportasi yang cukup tinggi sehingga bisa menyediakan perlengkapan pendidikan yang layak seperti buku, tas, seragam dan sepatu” Fasilitas pendidikan yang layak membantu meningkatkan prestasi dan menyalakan semangat anak-anak pejuang lingkungan untuk melanjutkan pendidikan.

  • Subsidi biaya sekolah bulanan
  • Subsidi operasional sekolah

Hubungi Kami

Terima kasih atas ketertarikanmu akan GFDP. Jika ada informasi lebih lanjut yang ingin kamu ketahui, silahkan hubungi kami di: